Cara Efektif Memasarkan Kue Bakpia via Online

Cara Efektif Memasarkan Kue Bakpia via Online

Jika anda hanya melakukan produksi tanpa meningkatkan promosi secara online, maka produk yang anda buat tidak akan bisa berkembang lebih sukses lagi.

Promosi merupakan hal yang penting dalam pemasaran,  karena tak ada usaha yang sukses jika setiap hari hanya produksi tanpa melakukan promosi online.


Bahkan promosi ini seharusnya memiliki prioritas terlebih dahulu sebelum meningkatkan kapasitas produksi.


Dari pengamatan saya, banyak sekali UKM di Indonesia yang sudah bisa membuat produk bagus, tetapi usahanya masih belum maju/berkembang secara online.


Diantara semua strategi pemasaran yang ada ,saya akan menjelaskan 3 cara paling efektif memasarkan Produk Kue Pia/Bakpia via anda melalui via online (internet).


Mari kita bahas...


Apa Itu  Bakpia?

Bakpia adalah salah satu makanan yang terbuat dari campuran kacang hijau (kedelai) dengan gula manis, yang dibungkus dengan tepung, setelah itu dipanggang. Kata bakpia sendiri adalah berasal dari dialek Hokkian, yaitu dari kata "bak" yang berarti daging dan "pia" yang berarti kue, yang secara umum berarti roti berisikan daging. Dan dimasyarakat Indonesia menyebut dengan kue pia/ bakpia.

Asal Usul Bakpia

Bakpia aslinya berasal dari negeri Tiongkok atau Cina dengan sebutan Tou Luk Pia yang artinya kue pia kacang hijau. Kue berbentuk bulat, kue Bakpia sendiri mulai melekat dengan budaya Jawa. Sehingga bisa menjadi makanan khas Yogyakarta terkenal berkat keuletan seorang yang bernama Liem Yung Yen (Pendiri Bakpia 75).

Yung Yen merupakan salah satu warga kampung Pathuk, yang terletak didaerah sebelah barat kawasan Pecinan ( Malioboro dan Gandekan).  Awalnya ia menjajakan bakpia itu dari kampung ke kampung-kampung yang ada di daerah Yogyakarta, yang ia mulai pada tahun 1948. Selain itu Yung Yen juga melakukan inovasi pada isi bakpia dengan memakai kacang hijau (kedelai) yang sudah dihaluskan, seperti bakpia pada masa sekarang ini. Pada waktu itu masih jual secara eceran dan dikemas dalam besek tanpa label, setelah proses tersebut semakin berlanjut, kemasan bakpia mengalami perubahan dengan memakai kemasan karton yang dilengkapi label tempelan.

Bakpia inovasi dari Yung Yen terasa lebih populer dan cocok dengan lidah orang Jawa, sehingga dengan cepat masyarakat merespon baik terhadap bakpia tersebut. Lalu peluang bisnispun segera direspon oleh warga Tionghoa yang lain yang berada didaerah Pathuk. Tak sedikit yang kemudian mengikuti jejak Yung Yen untuk berjualan bakpia isi kacang hijau. Untuk orang Tionghoa kue bakpia disebut dengan nama Pia, namun entah mengapa dan bagaimana sebutan kata bakpia itu muncul dari lidah orang Jawa, kemungkinan ialah untuk menggabungkan produk dari Yung Yen yaitu kata Bakpau dan Pia, sehingga bisa disingkat menjadi Bakpia. Namun Bakpau Yung Yen tidak seterkenal Bakpianya sekarang.


Tidak hanya Yung Yen yang terkenal dengan Bakpia Pathuknya. Salah satu produsen bakpia “pribumi” dari warga Jogja yang cukup popular pada tahun 70-an adalah Nitigurnito yang tinggal di daerah Taman sari. Bakpia buatannya agak berbeda dengan buatan Yung yen. Kue Bakpia Nitigurnito sendiri memakai lapisan kulit yang lebih tebal, yang memiliki warna putih agak kecoklatan, sedangkan Bakpia Pathuk berkulit tipis dan mudah rontok. 


Dengan segera, bakpia Nitigurnito menginspirasi warga sekitar Tamansari untuk memproduksi dan membuka toko bakpia. Bahkan untuk warga asli Yogyakarta, Bakpia Tamansarilah yang dianggap sebagai salah satu bakpia khas Yogyakarta. Namun tampaknya etos dagang orang Jwa tidak seulet orang Tionghoa. Toko bakpia di daerah Tamansari tidak bertahan lama, banyak toko yang tutup, sehingga industri Bakpia di wilayah itu terpuruk dan tak meninggalkan sisa.


Lain halnya dengan Bakpia Tamansari, Bakpia Pathuk malah makin mencuat namanya, karena banyaknya warga Pathuk yang membuat usaha Home Industri dengan mengikuti Jejak Yung Yen sebagai pembuat Bakpia, maka kawasan tersebut dikenal sebagai sentral pembuatan dan penjualan Bakpia yang paling terkenal di Yogyakarta. Kemasan produk Bakpia pun tampil beda dengan kemasan baru dengan merek dagang sesuai dengan nomor rumah seperti 75,55,25 dan lainnya. 

Kemudian diikuti munculnya bakpia-bakpia dengan inovasi yang berbeda. Demikian pesatnya perkembangan “kue oleh-oleh” itu hingga mencapai booming sekitar tahun 1992 sampai sekarang sehingga menjadi ikon wisata kota Yogyakarta dalam hal pusat oleh-oleh khas kota Yogyakarta.oleh-oleh” itu hingga mencapai booming sekitar tahun 1992 sampai sekarang sehingga menjadi ikon wisata kota Yogyakarta dalam hal pusat oleh-oleh khas kota Yogyakarta.


Baca juga: Cara Memasarkan Ote-Ote/Bakwan via Online yang Efektif

Resep dan Cara Membuat

Bahan kulit Bakpia :

  • 125 gram tepung terigu rendah protein
  • 65 gram tepung terigu tinggi protein
  • 100 ml air 
  • 2 sendok makan gula pasir
  • 1/2 sendok makan garam
  • 200 ml minyak sayur 
  • (sedangkan untuk campuran adonan 50 mili liter dan untuk rendaman 150 mili liter) 

Bahan Lapisan Bakpia :

  • 65 gram tepung terigu rendah protein
  • 25 ml minyak sayur
  • 1/2 sendok makan margarine

Bahan Isian Bakpia :

  • 100 gram kacang ijo/kacang hijau yang telah dikupas sebelumnya (kemudian rendam se-malam)
  • 150 ml santan (dari 1/2 butir kelapa)
  • 1/8 sendok teh garam
  • 1 lembar daun pandan
  • 25 gram gula pasir
  • 50 gram gula merah atau gula jawa
  • 1 sendok makan minyak

Cara Membuat Bakpia Pathok Khas Jogja :

  • Membuat Bahan Isian Bakpia : Kukus kacang ijo yang sudah ditiriskan, selama kurang lebih 20 menit sampai kacang mengembang, lalu angkat. 
  • Masukan gula pasir, gula merah, garam, santan dan daun pandan, masak hingga mengental rata (kalis), tambahkan minyak sebelum api dimatikan. Aduk campuran tersebut hingga mengental rata (kalis) dan licin. Angkat lalu tunggu sampai agak dingin lalu bentukla menjadi bola-bola kecil.
  • Membuat Bahan Lapisan Bakpia : aduk semua bahan lapisan tadi dan aduk hingga rata, lalu sisihkan.
  • Membuat Bahan Kulit Bakpia : panaskan air tidak sampai mendidih, masukan gula aduk sampai gula larut semua dan merata setelah itu angkat. dan campurkan terigu dan garam hingga rata, tuangakan air larutan gula sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga merata.
  • Masukan minyak sayur sambil diuleni hingga merata dan kalis.
  • Ambil adonan kira-kira 10 gram. Pipihkan adonan, lalu ambil sedikit adonan lapisan, ratakan diatas permukaan adonan sebelumnya hingga rata.
  • Lipat adonan dan rekatkan ujungnya membentuk bulatan.
  • Rendam adonan bulat ke dalam minyak yang tersisa selama kira-kira 15 menit.
  • Pipihkan adonan sampai agak tipis, lalu isi dengan adonan bahan isian, bentuk bulat pipih.
  • Panggang adonan yang sudah diisi kedalam oven dengan temperatur 200 derajat C smapai matang kira-kira 15-20 menit. Agar warna kuning merata di bagian atas kue bakpia anda bisa mengoleskan adonan secara bolak-balik adonan. Sekiranya sudah sesuai keinginan angkat.

Tentang Cara Promosi Bakpia
Cara promosi Bakpia itu ada banyak. Tapi saya sering dapat pertanyaan seperti ini: “Dari sekian cara promosi online, mana yang paling efektif?”

Maka dari itu, kali ini akan saya fokuskan menjadi 3 strategi promosi Kue Bakpia secara online yang paling efektif.


Persiapan 1: Membuat Desain Kemasan yang Menarik
Pada era ini, hampir tidak ada produk besar yang tidak memakai kemasan yang menarik.
Cara Efektif Memasarkan Kue Bakpia via Online

Gambar diatas merupakan salah satu contoh produk kemasan bakpia yang sangat menarik untuk dibuat.

Selain gambar diatas masih banyak lagi desain kemasan, seperti contoh.

Cara Efektif Memasarkan Kue Bakpia via Online

Selain kedua contoh ini, ada banyak model kemasan lain mulai dari kertas karton hingga kemasan plastik. Semua pilihan tergantung sesuai seleranya masing-masing.

Untuk desainnya sendiri anda bisa meniru, seperti contoh dibawah ini.

Cara Efektif Memasarkan Kue Bakpia via Online
Lalu bagaimana cara membuat kemasan produk yang menarik seperti contoh di atas?
Ada 2 pilihan:

Memesan desain kemasan kepada ahli (desainer profesional) atau Anda bisa Belajar membuat desain sendiri


Jika Anda ingin membuat desain kemasan sendiri, Kamu wajib membuat layout kemasan terlebih dahulu. Untuk Layoutnya anda bisa cari sendiri di Google.



Untuk membuat layout seperti ini anda dapat menggunakan Aplikasi Corel Draw, Adobe Ilustrator (AI) atau bisa yang lainnya.

Baca juga: Cara Mengiklankan Produk secara Gratis (Pemula)
Persiapan 2: Membuat Foto Produk yang Menarik
Pada zaman sekarang, untuk memasarkan produk kue bakpia , foto produk adalah hal wajib untuk menarik para pembeli.

Tetapi sayangnya masih banyak UMKM (Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah) yang belum mengerti bagaimana cara untuk membuat foto yang menarik bagi produk mereka.

Sehingga selalu berpikir bahwa mereka harus menyewa jasa kameramen profesional dengan budget yang mahal.

Namun ada solusi untuk meminimalisir pengeluaran uang , Kamu bisa membuat studio mini. Alatnya pun sangat sederhana!

Cara Efektif Memasarkan Kue Bakpia via Online
Untuk Anda yang baru saja memasarkan Kue Bakpia via online, Kamu tidak perlu menyewa studio foto. Karena Anda pun bisa membuat sendiri studio mini dirumah Anda dengan peralatan yang sederhana.

Disini Anda memerlukan dinding putih atau HVS, meja, selotip, karton putih atau pun juga bisa menggunakan laptop yang dibuka.


Sebaiknya untuk background/latar Anda pilih warna netral seperti putih agar sisi detailnya menonjol dan memberikan kesan cerah dari sebuah produk. 



Untuk menerangi sisi gelap produk Anda sebaiknya Anda tambahkan kertas di sisi foto. Selanjutnya Anda dapat mengambil foto produk menggunakan HP yang Anda miliki.

Langkah Promosi 1: Tentukan SATU Media Utama untuk Produk Bakpia Anda

Kamu pilih salah satu dari: Sosmed, Website, Blog, Marketplace, atau Youtube.
Cukup satu saja.Bagaimana kalau ada banyak? Lebih banyak akan lebih baik!?
Iya, memang benar, karena kalau kita banyak muncul di online, maka kita akan sangat cepat dikenal.

Tetapi Anda juga harus mempertimbangkan 4 hal ini:


  • Ilmu
  • Tenaga
  • Waktu
  • Biaya


Jika tidak ada kendala dengan itu semua, Anda bisa membuat lebih dari satu media online.
Online marketing tidak sesederhana yang kamu pikirkan, tidak sekedar kirim atau post foto saja. Yang terpenting, tidak membuat spam atau otomatisasi yang mengganggu orang lain yang merugikan.

Anda perlu mengenalkan diri melalui media online dengan cara-cara yang baik dan diterima masyarakat luas.

Maka, pilihlah media dimana sebagian besar calon pembeli Anda berada.

Baca juga: Cara membuat Website Toko Online secara gratis (beserta Source Code)

Langkah Promosi 2: Buat Konten Terbaik Untuk Promosi
Inilah bagian terpenting dalam pemasaran produk Kue Bakpia via Online.
Tanpa memiliki konten yang menarik, kamu tidak akan mendapat perhatian istimewa dari calon pelanggan Anda.

Untuk sekarang, kita akan bahas konsep dasarnya.

Kesuksesan dalam pemasaran online dapat ditentukan oleh 4 hal:

  • Kualitas konten
  • Pemilihan waktu posting
  • Lokasi posting
  • Frekuensi posting
  • Ada beberapa jenis konten, yaitu:, link, gambar, teks ,dan video.


Konten yang baik dapat mengundang perasaan:


  • Awe (kagum)
  • Laughter (lucu, tertawa)
  • Amusement (hiburan)
  • Joy (bahagia)
  • Empathy (empati)

Pada prakteknya, kelima hal diatas harus Anda kombinasikan sendiri. Karena tidak semua produk roti, target konsumennya memiliki karakter yang sama.

Langkah Promosi 3: Lakukan Promosi di Media Online (Channel) Terbaik yang Anda Pilih
Setelah punya konten, barulah kita siap melakukan promosi.

1. Jika Anda memilih untuk Membuat Blog, maka posting konten Anda lalu Pasang link ke web/blog lain yang relevan dengan artikel Anda.

Sangat ini sederhana namun powerfull.

Misalnya jika Anda menulis konten tentang “Jajan Bakpia Khas di Yogyakarta”, maka Anda bisa pasang link pembelian dibawah blog tersebut.

Sangat Gampang kan?

Setelah posting artikel, selanjutnya adalah:
Menghubungi pemilik web/blog yang sudah Anda pasang link nya di artikel Anda (bisa via email, no HP, maupun media sosial).

Jelaskan bahwa Anda mencantumkan link ke artikel mereka di dalam konten Anda
Tunggu respon dari mereka, kalau belum dijawab, silahkan follow-up atau tanyakan 5 hari kemudian.

Biasanya mereka akan suka rela men-share konten Anda.

Baca juga: 2 Cara Membuat Situs Web Gratis di Internet

2. Jika Anda memakai Facebook, maka Gabung di grup Facebook yang Populer.

Cari grup yang relevan dengan produk Kua Bakpia Anda. Bisa bergabung di Grup Bakpia atau Grup Kue di daerah Anda. Bergabunglah di beberapa grup dan aktiflah disana.

Lakukanlah ini:

Posting Konten yang berkualitas, yaitu yang isinya bermanfaat untuk para anggota grup.
Jangan langsung jualan.

Anda juga bisa menjawab pertanyaan yang ada di grup, saling berkomentar atau diskusi.
Baru lakukan Posting Promosi dengan perbandingan 1:4 (yaitu 1x promosi dan 4x posting non promosi).

Hati-hati:
Jika kamu mengirim promosi ke grup-grup Facebook usahakan mengirim 3x dalam sehari jangan berlebihan, nanti bisa dianggap spam.

Tambahan tips:
Cara agar anda juga bisa meningkatkan like di FansPage Anda yaitu:
Post terlebih dahulu artikel Anda di Fanspage Facebook, lalu Anda Share Post di Fanspage  tersebut ke grup.

Semoga bermanfaat Cara Efektif Memasarkan Kue Bakpia via Online, semoga usaha anda berhasil.

_thanx for reading
Buka Komentar

0 Response to "Cara Efektif Memasarkan Kue Bakpia via Online"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel